MENELISIK KEMBALI KEMUNCULAN KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA PERIODE 1500-1650 M : DARI ACEH, MATARAM HINGGA GOWA [ BAGIAN II ]

Di saat Aceh mencapai kemajuannya, wilayah pantai utara Jawa ada Kerajaan Islam yang berdiri pada awal abad XVI M ini. Kerajaan tersebut adalah Demak yang berdiri di akhir abad XV M oleh Cek Ko-Po, seorang Cina. Ia memiliki putra bernama Rodim/Badaruddin/Kamaruddin. Orang yang mampu menegakkan hegemoni Demak pada masa itu ialah penguasa setelahnya. Penguasa Demak,Lanjutkan membaca “MENELISIK KEMBALI KEMUNCULAN KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA PERIODE 1500-1650 M : DARI ACEH, MATARAM HINGGA GOWA [ BAGIAN II ]”

MENELISIK KEMBALI KEMUNCULAN KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA PERIODE 1500-1650 M : DARI ACEH, MATARAM HINGGA GOWA[ BAGIAN I ]

Bersamaan dengan kedatangan bangsa Eropa yang berbondong-bondong ke bumi Nusantara, muncul pula kerajaan-kerajaan bercorak Islam di berbagai wilayah pada kurun waktu 1500-1650 M. Secara garis besar kerajaan-kerajaan ini dapat dibagi dalam tiga wilayah Nusantara yakni Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Pada awal abad XVII M, Kerajaan Aceh di ujung utara pulau Sumatera muncul sebagai kekuatan baru.Lanjutkan membaca “MENELISIK KEMBALI KEMUNCULAN KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI NUSANTARA PERIODE 1500-1650 M : DARI ACEH, MATARAM HINGGA GOWA[ BAGIAN I ]”

KERAJAAN MAJAPAHIT DAN KERAJAAN MALAKA REPRESENTASI KONDISI UMUM NUSANTARA (INDONESIA)PERIODE PRAISLAM DAN PRAKOLONIAL 1300-1500 M

Dua kerajaan besar yang ada pada abad XIV hingga XV M ialah Majapahit dan Malaka. Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budha yang bersentuhan langsung dengan zaman Islam dalam sejarah Indonesia. Sejarah mengenainya sebenarnya masih kurang jelas. Sumber-sumber utama semisal prasasti-prasasti berbhasa Jawa Kuno, Naskah Negarakertagama  berbahasa Jawa Kuno ditulis tahun 1365 M, Naskah Pararaton berbahasa Jawa Tengahan,Lanjutkan membaca “KERAJAAN MAJAPAHIT DAN KERAJAAN MALAKA REPRESENTASI KONDISI UMUM NUSANTARA (INDONESIA)PERIODE PRAISLAM DAN PRAKOLONIAL 1300-1500 M”